Sebuah nanosatelit berukuran tak
lebih besar dari sebungkus roti tawar dan
memiliki nama serupa dengan kue kering favorit
anak-anak diluncurkan ke luar angkasa. Oleh
NASA, satelit mini tersebut ditugasi untuk
mempelajari bagaimana sumber kehidupan
berlangsung di jagat raya.
O/Oreos, nama satelit yang diluncurkan,
merupakan singkatan dari Organism/Organic
Exposure to Orbital Stresses. Satelit berbobot
sebesar 5,4 kilogram merupakan nanosatelit
pertama yang memiliki dua tugas eksperimen.
Eksperimen “Space Environment Survivability of
Live Organisms” akan mempelajari
pertumbuhan, kesehatan, dan adaptabilitas
mikroorganisme yang hidup di lingkungan asing
dan daratan kering. Setelah O/Oreos mencapai
orbit, eksperimen akan memberi umpan dan
menumbuh kembangkan sekelompok mikroba,
dan mengukur respon mereka terhadap radiasi
serta kondisi tanpa gravitasi.
Pada eksperimen, peneliti akan memantau apakah
mikroba tersebut tetap makan dengan cara yang
benar. Adapun nutrisi yang disediakan telah diberi
warna, sehingga, jika mereka sehat, mereka akan
berubah warnanya.
Eksperimen kedua, bertajuk “Space Environment
Viability of Organics” akan memantau apa yang
terjadi terhadap empat kelas molekul organik
setelah mereka terekspos terhadap kondisi luar
angkasa. Eksperimen ini didesain untuk dapat
bertahan selama 6 bulan, dan O/Oreos akan
dapat mengirimkan data penelitiannya selama
sekitar satu tahun.
Dengan peluncuran di atas, NASA berharap satelit
itu akan membuktikan bahwa melakukan
eksperimen astrobiologi di luar angkasa dapat
dilakukan tanpa perlu menggelar misi penelitian di
stasiun luar angkasa.
“Kami berusaha untuk menunjukkan bahwa
nanosatelit seperti O/Oreos dapat memenuhi
kebutuhan para peneliti yang memiliki ide besar
dan target penting, ” ucap Bruce Yost, O/Oreos
Mission Manager Ames Research Center, NASA,
seperti dikutip dari PopSci, 22 November 2010.
Untuk mengorbit, O/Oreos menumpang roket
Air Force Minotaur IV dari Kodiak, Alaska. Ia mulai
mengirimkan sinyal radio setelah mencapai orbit
sekitar 640 kilometer dari permukaan Bumi.
Setelah misinya selesai, O/Oreos juga akan
menjadi satelit pertama yang menggunakan
mekanisme tanpa propellant untuk kembali ke
Bumi.
Monday, 22 November 2010
Sunday, 21 November 2010
Jadwal Siaran TV Hari Ini
Berikut adalah jadwal siaran tv di indonesia. Jadwal dapat berubah tanpa pemberitahuan sebelumnya oleh pihak stasiun tv, oleh karena itu jika ada jadwal yang berubah mohon hub. Admin.
1. Jadwal acara RCTI
2. Jadwal acara SCTV
3. Jadwal acara INDOSIAR
4. Jadwal acara TPI(Yang sekarang MNC Tv)
5. Jadwal acara TRANS TV
6. Jadwal acara ANTV
7. Jadwal acara GLOBAL TV
8. Jadwal acara TRANS 7
9. Jadwal acara TV ONE
10. Jadwal acara METRO TV
11. Jadwal acara TVRI
Jika ada link yang rusak mohon di memberi tahu lewat komentar.
1. Jadwal acara RCTI
2. Jadwal acara SCTV
3. Jadwal acara INDOSIAR
4. Jadwal acara TPI(Yang sekarang MNC Tv)
5. Jadwal acara TRANS TV
6. Jadwal acara ANTV
7. Jadwal acara GLOBAL TV
8. Jadwal acara TRANS 7
9. Jadwal acara TV ONE
10. Jadwal acara METRO TV
11. Jadwal acara TVRI
Jika ada link yang rusak mohon di memberi tahu lewat komentar.
Saturday, 20 November 2010
Cara Menghilangkan Kenangan Buruk
Anda ingat game susun
menyusun balok, Tetris? Ternyata, menurut
penelitian sejumlah ilmuwan dari Oxford
University, game ini memiliki manfaat lain yakni
mampu mengurangi kenangan buruk.
Tim peneliti menemukan, memainkan Tetris
setelah kejadian traumatis bisa mengurangi
kenangan buruk itu. Jika dibandingkan dengan
memainkan game lain yakni Pub Quiz Machine
2000, sebuah permainan berbasis kata-kata,
efeknya trauma malah lebih buruk.
Pada percobaan terhadap relawan yang sehat,
tim peneliti menayangkan gambar-gambar
mengerikan dari sejumlah sumber, termasuk
video iklan yang menggambarkan bahayanya
mengemudi dalam kondisi mabuk.
Setelah menunggu selama 30 menit, 20 relawan
memainkan Tetris selama 10 menit, adapun 20
lainnya memainkan Pub Quiz selama 10 menit.
Sebanyak 20 relawan lainnya diminta untuk tidak
melakukan apa-apa.
Terbukti, mereka yang memainkan Tetris
mengalami flashback kenangan buruk yang jauh
lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang
tidak melakukan apa-apa. Sementara, mereka
yang diminta memainkan game Pub Quiz malah
mengalami flashback yang jauh lebih sering.
Saat masa tunggu diperpanjang hingga 4 jam,
mereka yang memainkan Tetris mengalami
flashback yang jauh lebih rendah lagi. Meski
begitu, pada tiap pengujian, seluruh kelompok
tetap mampu mengingat detail-detail spesifik dari
film yang ditayangkan.
“Temuan ini menunjukkan bahwa Tetris cukup
efektif asalkan dimainkan dalam waktu empat jam
setelah orang menyaksikan film traumatis yang
bersangkutan, ” kata Dr Emily Holmes dari Oxford
University, seperti dikutip dari TG Daily, 19
November 2010.
“Memainkan Tetris bisa mereduksi tipe ingatan
flashback tanpa menghapus kemampuan untuk
mengingat kejadian tersebut dan terbukti pula
bahwa tidak seluruh game komputer
menawarkan efek samping positif seperti ini, ”
ucapnya. “Beberapa game lain malah memberi
efek buruk pada orang seputar penanganan
kenangan traumatis, ” ucapnya.
Tim peneliti berpendapat bahwa mengenali
bentuk dan menggeser blok-blok berbagai warna
di Tetris bersaing untuk menggunakan kanal
informasi yang sama dengan ingatan-ingatan
traumatis di otak. Konsekuensinya, flashback dari
gambar-gambar tersebut berkurang.
Adapun jika memainkan game yang menjawab
pertanyaan umum seperti di Pub Quiz malah
memicu flashback kenangan buruk itu muncul
kembali. Ilmuwan yakin, game komputer
berbasis verbal itu memicu memori visual di
kanal perseptual yang kemudian meningkatkan
munculnya flashback ingatan buruk tersebut.
“Meski penelitian ini masih tahap eksperimen dan
perawatan menggunakan game belum dapat
diimplementasikan dalam waktu dekat, tetapi kita
mulai memahami bagaimana memori ataupun
flashback terbentuk setelah trauma, ” kata Holmes.
“Dan kini kita bisa menggunakan sains untuk
mengeksplorasi metode perawatan baru,”
ucapnya.
menyusun balok, Tetris? Ternyata, menurut
penelitian sejumlah ilmuwan dari Oxford
University, game ini memiliki manfaat lain yakni
mampu mengurangi kenangan buruk.
Tim peneliti menemukan, memainkan Tetris
setelah kejadian traumatis bisa mengurangi
kenangan buruk itu. Jika dibandingkan dengan
memainkan game lain yakni Pub Quiz Machine
2000, sebuah permainan berbasis kata-kata,
efeknya trauma malah lebih buruk.
Pada percobaan terhadap relawan yang sehat,
tim peneliti menayangkan gambar-gambar
mengerikan dari sejumlah sumber, termasuk
video iklan yang menggambarkan bahayanya
mengemudi dalam kondisi mabuk.
Setelah menunggu selama 30 menit, 20 relawan
memainkan Tetris selama 10 menit, adapun 20
lainnya memainkan Pub Quiz selama 10 menit.
Sebanyak 20 relawan lainnya diminta untuk tidak
melakukan apa-apa.
Terbukti, mereka yang memainkan Tetris
mengalami flashback kenangan buruk yang jauh
lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang
tidak melakukan apa-apa. Sementara, mereka
yang diminta memainkan game Pub Quiz malah
mengalami flashback yang jauh lebih sering.
Saat masa tunggu diperpanjang hingga 4 jam,
mereka yang memainkan Tetris mengalami
flashback yang jauh lebih rendah lagi. Meski
begitu, pada tiap pengujian, seluruh kelompok
tetap mampu mengingat detail-detail spesifik dari
film yang ditayangkan.
“Temuan ini menunjukkan bahwa Tetris cukup
efektif asalkan dimainkan dalam waktu empat jam
setelah orang menyaksikan film traumatis yang
bersangkutan, ” kata Dr Emily Holmes dari Oxford
University, seperti dikutip dari TG Daily, 19
November 2010.
“Memainkan Tetris bisa mereduksi tipe ingatan
flashback tanpa menghapus kemampuan untuk
mengingat kejadian tersebut dan terbukti pula
bahwa tidak seluruh game komputer
menawarkan efek samping positif seperti ini, ”
ucapnya. “Beberapa game lain malah memberi
efek buruk pada orang seputar penanganan
kenangan traumatis, ” ucapnya.
Tim peneliti berpendapat bahwa mengenali
bentuk dan menggeser blok-blok berbagai warna
di Tetris bersaing untuk menggunakan kanal
informasi yang sama dengan ingatan-ingatan
traumatis di otak. Konsekuensinya, flashback dari
gambar-gambar tersebut berkurang.
Adapun jika memainkan game yang menjawab
pertanyaan umum seperti di Pub Quiz malah
memicu flashback kenangan buruk itu muncul
kembali. Ilmuwan yakin, game komputer
berbasis verbal itu memicu memori visual di
kanal perseptual yang kemudian meningkatkan
munculnya flashback ingatan buruk tersebut.
“Meski penelitian ini masih tahap eksperimen dan
perawatan menggunakan game belum dapat
diimplementasikan dalam waktu dekat, tetapi kita
mulai memahami bagaimana memori ataupun
flashback terbentuk setelah trauma, ” kata Holmes.
“Dan kini kita bisa menggunakan sains untuk
mengeksplorasi metode perawatan baru,”
ucapnya.
Friday, 19 November 2010
Hal Yang Membuat Bahagia
Kebahagiaan seakan berubah
menjadi sebuah ladang bisnis menggiurkan.
Buku-buku dengan tema memburu kebahagiaan
atau motivasi semakin marak, sejumlah salon
pun berlomba menawarkan paket relaksasi
antistres. Semuanya ditawarkan demi
mewujudkan kebahagiaan.
Tapi nyatanya, kebahagian tidak serta merta
datang melalui berbagai penawaran itu. Menurut
tim psikolog University of Rochester, Amerika
Serikat, ada tiga hal yang bisa membuat Anda
bahagia 100 persen, seperti dikutip dari Huffington
Post:
1. Otonomi
Dalam hal ini artinya, Anda memiliki kemandirian
yang besar. Bukan hanya kemandirian dalam
pekerjaan, keluarga dan keuangan tetapi juga
kontrol atas diri sendiri. Anda memiliki kebebasan
untuk memutuskan semua hal dalam hidup
Anda, tanpa kontrol dari siapapun atau apapun.
2. Kompetensi
Kemampuan diri juga merupakan penentu
kebahagiaan. Bukan sekadar kemampuan yang
memang dimiliki. Merasa selalu diberdayakan dan
mampu melakukan pekerjaan dalam hidup juga
memicu munculnya rasa bahagia. Kebahagiaan
juga akan muncul jika Anda berinisiatif tinggi dan
menjadi pencetus sesuatu hal.
3. Hubungan sosial
Inilah arti penting saudara, teman dan sahabat.
Mereka bisa membuat Anda merasa menjadi
orang paling bahagia di dunia. Tertawa lepas
bersama orang terdekat memang sangat
menyenangkan. Keintiman inilah yang membuat
Anda bahagia dan sebaiknya bersyukurlah karena
itu.
menjadi sebuah ladang bisnis menggiurkan.
Buku-buku dengan tema memburu kebahagiaan
atau motivasi semakin marak, sejumlah salon
pun berlomba menawarkan paket relaksasi
antistres. Semuanya ditawarkan demi
mewujudkan kebahagiaan.
Tapi nyatanya, kebahagian tidak serta merta
datang melalui berbagai penawaran itu. Menurut
tim psikolog University of Rochester, Amerika
Serikat, ada tiga hal yang bisa membuat Anda
bahagia 100 persen, seperti dikutip dari Huffington
Post:
1. Otonomi
Dalam hal ini artinya, Anda memiliki kemandirian
yang besar. Bukan hanya kemandirian dalam
pekerjaan, keluarga dan keuangan tetapi juga
kontrol atas diri sendiri. Anda memiliki kebebasan
untuk memutuskan semua hal dalam hidup
Anda, tanpa kontrol dari siapapun atau apapun.
2. Kompetensi
Kemampuan diri juga merupakan penentu
kebahagiaan. Bukan sekadar kemampuan yang
memang dimiliki. Merasa selalu diberdayakan dan
mampu melakukan pekerjaan dalam hidup juga
memicu munculnya rasa bahagia. Kebahagiaan
juga akan muncul jika Anda berinisiatif tinggi dan
menjadi pencetus sesuatu hal.
3. Hubungan sosial
Inilah arti penting saudara, teman dan sahabat.
Mereka bisa membuat Anda merasa menjadi
orang paling bahagia di dunia. Tertawa lepas
bersama orang terdekat memang sangat
menyenangkan. Keintiman inilah yang membuat
Anda bahagia dan sebaiknya bersyukurlah karena
itu.
Subscribe to:
Comments (Atom)