Wednesday, 23 November 2011

Cara Mengaktifkan Windows 7

ada beberapa cara untuk mengaktifkan windows 7, salah satunya dengan Windows 7 Loader.

cara penggunaanya :
  1. Silahkan download dulu softwarenya Disini
  2. Extract file yang sudah di download
  3. Jika telah muncul seperti gambar di bawah, klik instal
  4. Tunggu hingga proses instalasi selesai
  5. kemudian restart komputer atau laptop anda
Setelah direstart anda bisa cek windows anda dengan cara menu start, pada Computer klik kanan lalu pilih properties, lihat dan baca tulisan di bawah sendiri.

Cara Menggunakan VirtualBox

Hardirnya virtualbox (virtual mesin) mempermudah kita belajar komputer meski tidak memiliki komputer atau yang takut komputernya rusak karena salah oprek, teratasi dengan adanya virtualbox, vmware. Dan jenis virtual mesin /virtual box ini banyak ragamnya, seperti milik microsoft bernama virtualPC, ada lagi QEMU emulator, ada vmware dan banyak lagi yang lainnya. Di antara sekian virtual mesin tersebut saya pertama kali menggunakan qemu, dan sekarang lebih menyukai VIRTUALBOX, yang support di mesin windows manapun, tanpa harus mendownload file yang sama, virtualbox dapat di jalankan di mesin 32 mapun 64.

Cara Menggunakan VirtualBOX.

Install VirtualBOX saya anggap sukses dan langkah berikut menconfigurasi virtualBOX agar dapat di jadikan bahan expriment seperti belajar install windows xp, belajar install mikrotik, belajar configurasi mikrotik, belajar install squid, hampir semua hal yang dapat di lakukan pada komputer real dapat di kerjakan di virtualBox.
  • Jalankan VirtualBOX dan klik tombol New yang berwarna biru muda

  • Pada Welcome to The New Virtual Machine Wizard!, Klik Next

  • Kemudian pada box Name isikan nama os yang ingin diinstall Misalnya WindowsXPVirtual Pada box OS Type : Sesuaikan Jenis OS yang anda pilih dan yang akan di install. misalnya: Operating System : Microsoft Windows , Version : Windows XP dan Klik NEXT setelah isian diselesaikan.


  • Memory : pada bagian ini anda di sarankan mengatur alokasi memori, setidaknya 1/2 dari memori real dapat di gunakan, bila anda menggunakan memori komputer 1GB, maka set 512 atau bisa juga lebih kecil tergantung kebutuhan, setelah di set memori misalnya 512mb kemudian klik NEXT


  • Virtual Har disk : Centang chekbox Boot Hardisk, dan pilih radio Button, Create New Hardisk. kemudian klik Next

  • Welcome To The Create New Virtual Disk Wizard : klik Next

  • Pada Hard Disk Storage Type : box storage type pilih Dynamically Expanding Storage kemudian pilih /klik NEXT

  • Pada Virtual Disk Location And Size: tentukan besar hardisk yang anda butuhkan, untuk windows xp bisa di set 10GB atau lebih. Klik Next

  • Summary! pilih tombol Finish

  • Summery! lagi pilih tombol Finish lagi.

  • Dan hasil akhirnya seperti dibawah ini

Pada langkah di atas hardisk virtual telah di create dan siap di gunakan, langkah berikutnya pada virtual box, adalah menentukan boot disk dari mana, maksud boot disk disini adalah source file dari mana asala instalasi berasal, dan kehebatan virtualbox ini di sediakan beberapa option, termasuk didalamnya ada boot via cdroom, yang akan mengakses cd room kita langsung, atau juga boot via hardisk real kita yang mana harus tersedia didalamnya sebuah file iso image.

Perbandingan Windows XP, Windows Vista, Windows 7 dan Linux

Banyak yang belum mengetahui perbedan antara Windows XP, Vista, WIN 7 dan Linux.. Ada banyak persamaan dan ada pula banyak perbedaan antara Linux dan Windows. Berikut ini beberapa perbedaan yang ada di Linux dan Windows XP secara umum.

UserInterface

Di windows tidak banyak pilihan dalam hal user interface. misal, di Windows 95/98 Kita dapat mengenalnya hanya user interface atau Windows 95/98. Kita lebih baik memilih atau menggunakan Windows XP, karena Kita bisa berpindah dari interface milik Windows XP ke Windows 98 yang denagn mudah. Dan biasa nya sebelum memilih apa yang kita pilih lebih baik melihat kapasitas computer yang kita gunakan,. Misalnya, pada komputer yang lambat kita bisa menggunakan user interface yang ringan, seperti XFCE atau Fluxbox. Atau jika Kita menyukai gaya Mac, Kita bisa memilih desktop model GNOME atau menggunakan utility Docker. Dan jika Kita terbiasa di Windows dan memiliki komputer yang cukup cepat, Kita bisa memilih desktop KDE. Dengan KDE, Kita masih bisa memilih untuk menggunakan gaya Windows XP ataupun Windows Vista. Pilihan dan variasinya sangat banyak di Linux, Kita bisa mengatur sesuai dengan favorit Kita.

Virus&Security

Salah satu masalah utama di Windows yang paling sering Kita temukan adalah virus dan spyware. Dari tahun ke tahun permasalahan ini bukan semakin mengecil tetapi malah semakin membesar. Ini semua terjadi karena banyak lubang keamanan di Windows yang bisa dieksploitasi oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Linux diturunkan dari sistem operasi Unix yang memiliki tingkat sekuriti lebih kuat. Itu sebabnya tidak ada banyak virus di Linux dan kalaupun ada tidak bisa berkembang biak dengan pesat dan biasanya tidak mampu membawa kerusakan yang besar. Sekalipun tidak sepenting di Windows, Kita tetap bisa menemukan program-program anti virus di Linux, seperti ClamAV dan F-Prot. PCLinux telah menyediakan anti virus ClamAV yang bisa ditemukan pada menu Start > Applications > FileTools > KlamAV.

Defragment

Di Linux Kita tidak akan menemukan program untuk men-defrag harddisk. Kita tidak perlu melakukan defragment di harddisk Linux! Sistem file Linux yang menangani ini secara otomatis. Namun jika harddisk Kita sudah terisi sampai 99% Kita akan mendapatkan masalah kecepatan. Pastikan Kita memiliki cukup ruang supaya Linux menangani sistemnya dan Kita tidak akan pernah mendapatkan masalah deframentasi.

System File

Windows mempunyai dua sistem file. FAT (dari DOS dan Windows 9x) dan NTFS (dari Windows NT/2000/XP). Kita bisa membaca dan bahkan menyimpan file di sistem FAT dan NTFS milik Windows. Hal ini tidak berlaku sebaliknya, Windows tidak akan bisa membaca atau menyimpan file di sistem Linux. Seperti halnya Windows, Linux memiliki beberapa macam file sistem, diantaranya ReiserFS atau Ext3. Sistem ini dalam beberapa hal lebih bagus dari FAT atau NTFS milik Windows karena mengimplementasikan suatu tehnik yang disebut journaling. Jurnal ini menyimpan catatan tentang sistem file. Saat sistem Linux crash, kegiatan jurnal akan diselesaikan setelah proses reboot dan semua file di harddisk akan tetap berjalan lancar.

Berikut ini adalah perbedaan mendasar WINDOWS 7 dengan versi-versi sebelumnya :

1. GADGET

Di WINDOWS 7, hampir mirip seperti VISTA, untuk memunculkan gadget harus melakukannya secara manual. Yaitu dengan klik kanan desktop dan pilih Gadgets. pilih gadget yang diinginkan, dan gadget akan muncul di sebelah kanan desktop. Misalnya saja jam, kalender, slide show foto, dan lain sebagainya.

2. Display Settings

Di WINDOWS 7 ada fitur ORIENTATION yang bisa memutar-mutar layar menjadi portrait atau landscape. Bahkan jika kompi anda mendukung, akan muncul opsi koneksi ke proyektor. Seperti computer yang display VGA ne memakai intel. Jadi layar atau tampilan bisa di putar - putar

3. Windows Experience Index ( WEI )

WEI memang terus meningkat sesuai dengan perkembangan hardware ke depan.Di WINDOWS 7 saja,range nilai WEI ditingkatkan menjadi 1.0-7.9. Bukan tidak mungkin jika di versi berikutnya, range nilai WEI menjadi lebih besar.

4. Calculator

Jika di Windows sebelumnya calculator hanya ada 2 mode yaitu biasa atau scientific, tetapi di WINDOWS 7, ada dua tambahan mode lagi, yaitu programmer dan statistic. Bahkan disediakan template untuk perhitungan konsumsi bahan bakar, dan pinjaman.

5. Interface Ribbon

Kalo sudah make OFFICE 2007 pasti sudah ga asing lagy dengan fasilitas ribbon. Di WINDOWS 7, ribbon juga dihadirkan pada kedua aplikasi standar, Paint dan Wordpad. Khusus untuk Wordpad, sekilas tampilannya mirip dengan Word 2007. Sangat berbeda sekali dari Wordpad versi-versi sebelumnya.

6. PowerShell

PowerShell adalah Command Prompt yang bener dirombak abis, jadi kita terbebas dari batch script yang dimiliki DOS. PowerShell di WINDOWS 7 sudah terintegrasi langsung, jadi kita tidak harus mendownloadnya terlebih dahulu seperti pada versi-versi windows sebelumnya.PowerShell tersedia dalam dua jenis, yaitu Windows PowerShell V2 ISE ( Integrated Scripting Environment ) dan Windows PowerShell V2. Bedanya, pada PowerShell V2 ISE disertakan GUI dan menyediakan debugger, syntax highlight , dan fiutr tab

8. Koneksi Wireless yang Lebih Mudah

Koneksi wireless di Windows 7 cukup dilkakukan dengan satu kali klik saja, karena sudah tersedia ikon koneksi yang simpel dan efektif.

9. HomeGroup

HomeGroup adalah teknologi untuk sharing di jaringan, dan menyediakan tiga fungsi dasar. pertama, HomeGroup akan mengidentifikasi dan menghubungkan diri dengan lainnya pada home network. kedua, HomeGroup mengizinkan kita untuk memutuskan apa yang akan disharing dengan user lain. ketiga, HomeGroup mengizinkan kita untuk melihat dan mengakses resource yang disharing oleh PC lain di dalam HomeGroup. HomeGroup juga menyediakan password bagi PC lain yang akan bergabung di dalamnya. Password tersebut dihasilkan secara otomatis oleh Windows.

Spyware

Spyware adalah suatu masalah yang cukup umum di dunia Windows. Biasanya program spyware mengamati, mengumpulkan dan mengirimkan data Kita ke suatu server. Untuk hal yang lebih positif, program ini biasanya dipergunakan untuk keperluan marketing. Sayangnya, ada juga yang berniat buruk yaitu dengan mencuri identitas, kartu kredit, dan tindakan negatif lainnya. Tidak banyak program spyware yang menginfeksi Linux mengingat cara kerja Linux yang lebih susah untuk ditembus. PCLinux telah menyediakan pre-instal Firewall untuk melindungi sistem Kita dan bisa diaktifkan melalui PCLinux Control Panel. Instalasi dan Kelengkapan Program Windows adalah sistem operasi, itu sebabnya Windows tidak menyediakan banyak program setelah diinstal. Kalaupun ada mungkin Kita hanya akan menemukan Internet Explorer, Media Player, Notepad, dan beberapa program kecil lainnya. Ini sangat berbeda dengan Linux. Sekalipun Linux juga suatu sistem operasi, tetapi Linux disertai dengan banyak program didalamnya. Setelah diinstal, Kita akan menemui banyak program dari hampir semua kategori program. Sebut saja kategori Office Suite, Multimedia (Sound, Video, Graphics), Internet (Browser, Email, Chat, Downloader, Messenger, Torrent, News), 3D, Games, Utility, dll. Dengan waktu instalasi yang hampir sama, Kita bukan hanya mendapatkan suatu sistem operasi tetapi juga semua program yang diperlukan untuk kegiatan sehari-hari di Linux.

System Configuration

Kita mungkin sering mendengar di Linux Kita perlu menyunting file secara manual melalui command line. Sebagian berita ini benar, tetapi dengan PCLINUX Control Center konfigurasi sistem bisa Kita lakukan semudah point n click. PCLINUX memiliki deteksi perangkat keras yang baik sehingga hampir semuanya berjalan secara otomatis. Dan hampir semua program di PCLINUX disertai dengan konfigurasi yang sudah siap pakai. Sebagai contoh, browser Internet telah disertai dengan sejumlah plug-ins. Tidak perlu men-download dan menginstal plug-ins flash ataupun yang lainnya.

Hardware Support

Kita sering mendengar suatu hardware tidak bekerja di Linux. Hal ini terjadi karena pembuat hardware tidak menyediakan driver versi Linux. Untungnya, belakangan ini cukup banyak vendor yang sudah memberikan dukungan driver Linux. Dan pengenalan Linux akan hardware semakin lama semakin meningkat sehingga mulai jarang terdengar permasalahan hardware di Linux.

Crash Handle

Linux secara umum terlihat sebagai sistem operasi yang stabil. Dan jika Kita membandingkan Linux dengan Windows 95/98/ME, Linux jauh lebih stabil. Windows XP – jika Kita mengikuti petunjuk sistemnya dengan baik – akan cukup stabil. Dan seperti halnya dengan Windows, suatu saat Kita juga akan menemui masalah di Linux. Sekalipun jarang, tetapi program yang crash atau hang bisa saja terjadi. Ini adalah suatu fakta dari kehidupan di dunia komputer. Sekalipun demikian ada beberapa perbedaan di Windows dan Linux. Unix dan Linux mempunyai sifat multi-user. Linux menjalankan aplikasi secara berbeda dengan Windows. Ketika suatu aplikasi terkunci, Kita dapat mematikannya dengan mudah. Cukup menekan kombinasi tombol Ctrl + Esc, dan Kita dapat memilih aplikasi (atau proses) mana yang bermasalah. Dan jika sistem grafis yang terkunci, Kita bisa berpindah ke command-prompt (dengan menekan Ctrl+Alt+F1) dan membunuh proses software secara manual. Kita juga mempunyai pilihan untuk merestart desktop saja dengan menekan Ctrl+Alt+Backspace. Ini berarti Kita tidak harus melakukan reboot sekalipun sistem Linux sedang mengalami masalah.

Harddisk Partition

Linux tidak mengenal penamaan drive C: untuk suatu partisi. Semua drive disatukan dalam suatu sistem penyimpanan yang besar. Folder /mnt merupakan tempat untuk Kita mengakses semua media yang ada di komputer, baik partisi lain, CD-ROM, Floppy, ataupun FlashDisk.
Belakangan KDE telah memperudah akses ke media dengan menyediakan sistem Storage Media yang dapat diakses melalui My Computer ataupun file manager Konqueror.

Files Rename

Linux menggunakan “/” untuk memisahkan folder dan bukannya “\” yang biasa digunakan DOS/Windows. Linux bersifat case-sensitive, ini berarti file “Hello.txt” berbeda dengan file “hello.txt”. Linux juga tidak terlalu memperhatikan ekstensi file. Jika Kita mengubah nama file “Hello.txt” menjadi “Hello”, Linux masih tetap mengetahui bahwa file ini adalah suatu teks. Dan ketika Kita mengklik file “Hello”, Linux secara otomatis tetap akan membuka program editor teks.

Easy and Safety

Kita mungkin sudah mengetahui, bahwa sebagai user biasa (bukan Root) Kita tidak bisa menulis file di sembarang folder. User biasa hanya memiliki akses tulis di folder home mereka. Sebagai user biasa, Kita tidak akan bisa mengubah bagian penting dari sistem Linux. Ini memang terkesan terlalu membatasi dan merepotkan, tetapi cara ini jauh lebih aman, karena hanya orang tertentu yang mempunyai akses Root saja yang bisa menyentuh sistem. Bahkan viruspun tidak bisa dengan mudah menyentuh sistem Linux. Itu sebabnya Kita tidak banyak mendengar adanya virus di Linux. Hal ini berbeda jauh dengan Windows yang sangat rentan dengan virus. Ini terjadi karena user biasa di Windows juga sekaligus mempunyai hak sebagai administrator. Kebanyakan pemakai Windows tidak mengetahui hal ini, sehingga sistem mereka sangat rentan dengan serangan virus. Windows Vista sekarang telah mengadopsi sistem sekuriti Linux ini.

Sekarang kita tunggu saja Windows 8 yang sedang dalam proses pengembangan :)

Mengatasi Earlier Version Of Windows Saat Booting

Pada saat kita mau beralih OS(Operating System)mungkin itu terjadi masalah dari windows xp ke windows7,atau masalah dengan instalasi yang lain, seringkali pasti ketemu dengan istilah yang disebut dengan “MASALAH” yaitu pada Booting. Jadi pada saat booting akan keluar tulisan Earlier Version of Windows . Masalah tersebut kadang membuat berkurangnya kenyamanan menurut chandra . Untuk itu, saya mau share dari pengalaman chandra sendiri mengalami hal seperti ini..Jadi, setelah selesai Installasi Windows 7 pada saat booting keluar dua pilihan:
*. Earlier Version Of Windows
*. Windows 7
Lihat gambar di bawah ini:












Nah kalian pasti gak merasa nyaman khan kalo muncul tampilan seperti diatas,kalian bertanya tanya cara menghilangkan nya gimana.
ngomong mulu nih perasaan dari tadi.
ok langsung saja kta mulai tutorialnya,langkah langkahnya cukup mudah:
  • Silahkan download softwarenya dulu Disini
  • Setelah kalian download softwarenya lalu instal Easy BCD dan dibuka, kemudian ikuti langkah sesuai gambar. Berikut penampakannya:

  • Klik pada Edit Boot Menu => Klik pada pilihan Earlier Version of Windows => lalu klik Delete.
  • Setelah itu, masih pada edit boot menu klik pada pilihan Windows 7 lalu centang pilihan Skip the Boot Menu, seperti pada penampakan dibawah:

  • Kalo sudah, langsung Save Setting, success lalu close.
  • Reboot dan selesaaai

Cara Mengubah Setting Dual Boot Linuxmint dan Windows


Cara ini saya dapatkan setelah lama mencari referensi di internet tentang cara mengotak-atik dual boot antara linuxmint dan windows. Dari beberapa blog yang membahas kebanyakan melakukan perubahan setting melalui terminal langsung. Dan saya coba tidak berhasil. Akhirnya saya menemukan cara sendiri (Sampai saat ini belum menemukan cara yang sama dari blog orang). Cara ini belum saya coba untuk Ubuntu sendiri berhubung Linuxmint merupakan pengembangan dari Ubuntu.

Anda bisa merubah settingan sesuai keinginan Anda antara lain :
  1. MerubahPosisi Default Boot
  2. Merubah Nama OS Boot
  3. Menghapus OS Dalam Daftar Boot
Kondisi Awal


Anda harus sudah menginstal dua OS yaitu Windows dan Linuxmint. Cara amannya adalah instal Windows telebih dahulu kemudian instal Linuxmint. Daftar OS pada saat Booting secara default menempatkan Windows di urutanke-5 atau terakhir sedangkan 4 urutan di atasnya adalah daftar untuk Linuxmint.

Masuk ke OS Linuxmint, kemudian buka Terminal dan ketik

gksudo gedit /boot/grub/grub.cfg

akan terbuka file grub.cfg dan inilah file yang bisa diotak-atik sesuai keinginan.

MerubahPosisi Default Boot

Cari kode yang berisi kata Windows. Biasany a ada di posisi akhir file. Anda Akan menemukan kode seperti ini. (Saya menggunakan OS Windows 7)

### BEGIN /etc/grub.d/30_os-prober ###
menuentry “Windows 7 (on /dev/sda1)” {
insmod ntfs
set root=’(hd0,1)’
search –no-floppy –fs-uuid –set 2c72f8d872f8a7aa
chainloader +1
}
### END /etc/grub.d/30_os-prober ###

pilih kode ini dan pindahkan ke posisi atas sebelum kode yang sama seperti ini tetapi untuk Linuxmint (posisinya di bagian atas file). Dari sini jangan dirubah apa-apa lagi. kemudia

n simpan (Save).

Agar perubahan setting ini berfungsi Anda harus mengupdate grub yang telah dirubah. ketik pada terminal.

sudo update-grub

Merubah Nama OS Boot

buka file grub.cfg dengan cara yang sama di atas. Lalu rubah kata yang berada dalam tanda petik.

Contoh :

menuentry “Windows 7 (on /dev/sda1)”

ganti menjadi

menuentry “Jendela 7 (on /dev/sda1)”

jangan lupa di update grub dengan cara yang sama. dan Restart.

Menghapus OS Dalam Daftar Boot

Buka file grub.cfg dengan cara yang sama. cari kode yang diawali dengan ### BEGIN /etc/grub.d/30_os-prober ### dan diakhiri dengan ### END /etc/grub.d/30_os-prober ###. Hapus kode tersebut. Lalu update grub. Restart. Lihat perubahaanya.